About ‘Blue Heaven’

‘After all, family is the one that shows you’re not alone in this world…’

Setelah selesai menulis novel pertama saya, ‘Here, After‘ (2010), saya sebenarnya langsung menulis sebuah naskah dengan working titleHearts at Home‘. Naskah tersebut saya tulis sepanjang 2011, tapi sempat terpotong ketika saya disibukkan urusan persiapan lanjut kuliah ke Swiss.

Setelah dua tahun, naskah itu terkatung-katung dalam kondisi 80%. Seperti diketahui, selama 2012 dan 2013 saya disibukkan dua project menulis lain, yang pada akhirnya berhasil jadi buku, yaitu novel ‘Rhapsody‘ (2013) dan nonfiksi catatan perjalanan saya ke berbagai event sepak bola di Eropa, ‘Home & Away’ (2014). Hearts at Home pun sempat didiamkan lama dan tak tersentuh.

Pada akhir 2013, penerbit Rak Buku mendekati saya dan kami pun berdiskusi tentang kemungkinan menerbitkan naskah tersebut. Tertarik dengan keluarga sebagai tema besarnya, naskah tersebut pun meluncur ke redaksi Rak Buku dan menjalani beberapa treatment, antara lain ending versi saya yang beberapa kali mengalami perubahan dan beberapa adegan yang ditambahkan dan beberapa dihapus.

Pada tahun 2014, Hearts at Home pun terbit dengan judul baru ‘Blue Heaven‘. Premisnya tentang empat bersaudara keluarga Arizki, Riyaz, Raisa, Rafi dan Rayden (yep, semua nama diawali dengan huruf ‘R’). Sejak ayah mereka meninggal, mereka berempat berusaha mempertahankan keluarga mereka agar tidak menjadi sebuah disfunctional family. Apalagi dengan berbagai intrik yang datang mengganggu, beberapa di antaranya berupa intrik politik dan permasalahan keluarga tentunya.

Blue Heaven

Atas terbitnya novel berjudul lembut dan bercover menawan ini, saya berterima kasih kepada teman-teman di Rak Buku, antara lain Dewi Fita sebagai editor dan Dwi Anissa Anindhika ‘Aneesy’ atas cover cantiknya. Silakan mencari novel tersebut di rak fiksi toko-toko buku terdekat. Sejak awal Desember 2014, Blue Heaven sudah tersebar di seluruh Indonesia.

After all, selamat menikmati novel ketiga saya. Masih seperti biasa, sedikit dark tapi dengan sentuhan hangat dan inspiratif. Semoga semua pesannya sampai.

18 Desember 2014,

Mahir Pradana

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s