Dear Nina (2)

Do you believe there’s someone up above?

And does he have a timetable directing acts of love?

(Something Changed by Pulp)

Sebelum keberangkatannya ke Amerika Serikat, Nina selalu bertanya kepada saya tentang ini:

“Apa aku bisa bertahan di sana? Hidup tanpa kamu selama dua tahun?”

Saya hanya tersenyum, lalu membalas enteng, “Ah, aku juga harus menunggu dua puluh delapan tahun sebelum kamu datang ke kehidupan aku.”

Albert Einstein pernah bilang, waktu hanyalah ilusi belaka. ‘Masa lalu’, ‘masa sekarang’ dan ‘masa depan’ adalah buatan manusia. Kita menciptakan penanda waktu yang memisah-misahkan kejadian yang telah berlalu dan belum terjadi justru untuk membuat segalanya lebih gampang. Agar segala sesuatu tidak terjadi tepat pada waktu yang bersamaan.

Maka, seharusnya penantian ini tidak dibawa susah. Mungkin memang sekarang saatnya penantian. Namun kami berdua tahu persis bahwa suatu hari, masa kebersamaan akan kembali datang.

200_s

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s