My Life in 2017

MY LIFE IN 2017

Sepertinya saya telat sedikit menulis update tentang kehidupan saya di tahun 2017 ini. Saya cukup senang karena tahun 2017 ini membawa saya ke berbagai perjalanan hidup yang belum pernah terbayangkan sebelumnya.

  • Pindah ke Spanyol

Yap, sejak Januari 2017 lalu saya mulai menjalani program doktoral saya di Universidad Pablo de Olavide. Universitas ini terletak di kota Sevilla, Spanyol. Namun, beberapa kelas saya ambil juga di Universitat de Barcelona.

Continue reading

Advertisements

Peringkat Nominasi Film Terbaik Oscar 2017 versi Saya

Peringkat Nominasi Film Terbaik Oscar 2017

versi Saya

Tanpa sadar, ternyata saya sudah menonton ke-sembilan film yang masuk nominasi ‘Best Picture’ Academy Awards 2017 (lebih dikenal dengan sebutan Piala Oscar) sebelum pemenangnya diumumkan pada 26 Februari 2017. Terlepas dari pemenang versi juri Oscar nanti film apa, saya membuat peringkat ke-sembilan film terbaik tersebut di bawah ini:

best-pictures-759

Continue reading

Here’s to The Fools Who Dream

HERE’S TO THE FOOLS WHO DREAM

Tulisan ini dimuat juga di website Voxpop Indonesia dengan judul ‘Mengapa La La Land Terhubung Langsung dengan Kita?’ 

http://voxpop.id/mengapa-la-la-land-terhubung-langsung-dengan-kita/

La La Land‘, film musikal yang menampilkan chemistry mantap Ryan Gosling dan Emma Stone, sedang menjadi award-darling di berbagai acara penghargaan dan memikat jutaan penonton di dunia saat ini. Selain kedua pemainnya memang sudah good-looking dari sananya dan lagu-lagu di filmnya memang memorable, kira-kira apa yang membuat kita menyukai ‘La La Land‘? Continue reading

Wiljan Pluim, dari Belanda ke Indonesia Lewat Vietnam

WILJAN PLUIM, DARI BELANDA KE INDONESIA LEWAT VIETNAM

(Update: ini menjadi postingan paling banyak dibaca sepanjang sejarah blog saya ini. Hingga Juni 2017, postingan ini dibaca sudah lebih 7000 kali. Besar kemungkinan ini berkaitan dengan meroketnya pamor Wiljan Pluim di liga Indonesia)

(Baca juga interview langsung saya dengan Pluim di website Football Tribe )

(Artikel di bawah ini juga pernah di muat di website Fandom Indonesia)

Akhir-akhir ini, ada sebuah nama yang menjadi buah bibir para pendukung PSM Makassar. Dia adalah playmaker berusia 27 tahun bernama Wiljan Pluim (baca: Wi-li-an Plo-em).

Pada akhir putaran pertama Liga Indonesia Torabika Soccer Championship (TSC), PSM Makassar masih terdampar di papan bawah klasemen. Namun setelah bergabungnya Robert Rene Alberts (RRA) sebagai pelatih kepala, prestasi klub berusia 101 tahun ini perlahan-lahan membaik. Hingga pekan ke-30, Ardan Aras dan kawan-kawan kini sanggup bersaing di papan atas, tepatnya posisi lima klasemen sementara.

Perubahan drastis PSM tak lepas dari efek bagus bergabungnya Pluim. Pemain tengah asal Belanda ini sudah bergabung ketika RRA mengambil alih kursi kepelatihan, tapi baru bisa dimainkan di putaran kedua kompetisi. Selama sekitar 12 pertandingan, Pluim sudah mencetak 3 gol, yaitu sebuah gol indah ke gawang Barito Putra dan PS TNI serta gol penentu kemenangan di injury time melawan Madura United. Selain 3 gol tersebut, ia juga sudah mencetak 4 assist di semua pertandingan yang dilakoniknya bersama PSM (total 11 pertandingan per 28 November 2016). Continue reading

[Movie Review] CAPTAIN FANTASTIC

[Movie Review] CAPTAIN FANTASTIC

Hal terbaik tentang karya indie adalah kita sebagai penikmat bisa dibuat terkejut, karena menemukan hal-hal yang berbeda dari karya-karya mainstream. Dalam film, saya sudah sering dibuat terpukau oleh ide-ide brilian yang ditawarkan oleh film-film indie. Cerita tentang menghapus seseorang dari ingatan (Eternal Sunshine of the Spotless Mind) atau kisah cinta seorang pria antisosial dengan program komputer (Her) mungkin tak akan laris terjual di pasar mainstream, tapi sukses menjadi film-film legendaris di ranah indie.

Baru-baru ini, saya kembali dibuat terkesan oleh sebuah judul indie. ‘Captain Fantastic’ yang dibintangi Viggo Mortensen (pemeran Aragorn dalam trilogi Lord of the Rings) adalah film terbaik pada tahun 2016 menurut saya, dan saya tak perlu menunggu tahun 2016 berakhir untuk memastikannya. Selain akting Mortensen dan pemain-pemainnya yang memukau, ‘Captain Fantastic’ dari awal sudah menawarkan premis yang berbeda dari film-film lain. Continue reading