Peringkat Nominasi Film Terbaik Oscar 2017 versi Saya

Peringkat Nominasi Film Terbaik Oscar 2017

versi Saya

Tanpa sadar, ternyata saya sudah menonton ke-sembilan film yang masuk nominasi ‘Best Picture’ Academy Awards 2017 (lebih dikenal dengan sebutan Piala Oscar) sebelum pemenangnya diumumkan pada 26 Februari 2017. Terlepas dari pemenang versi juri Oscar nanti film apa, saya membuat peringkat ke-sembilan film terbaik tersebut di bawah ini:

best-pictures-759

  1. Hackshaw Ridge

Film terbaik di daftar calon peraih Best Picture menurut selera saya. Kualitas dan hiburan berjalan seimbang di film ini. Mel Gibson melakukan comeback yang manis dengan membuat film perang yang mengandung pesan humanis. Sebagai penyuka film action berbobot, saya terpuaskan dengan film berdasarkan kisah nyata yang dipenuhi adegan-adegan perang spektakuler. Semua adegan perang dibuat seimbang dengan pesan moral antiperang serta akting luar biasa Andrew Garfield.

  1. Hidden Figures

Mulai menonton film ini tanpa ekspektasi apa-apa, ternyata saya sangat terhibur oleh film yang terinspirasi dari kisah nyata ini. Di luar dugaan, Hidden Figures sama sekali bukan film artsy. Dramanya juga sama sekali tidak berat, tapi muatan sejarahnya sangat berbobot. Penampilan trio pemeran utamanya sebagai ahli matematika kulit hitam yang bekerja di NASA terasa sangat real. Cukup menyenangkan juga mengikuti sebuah cerita tentang orang-orang terpelajar dari kaum kulit hitam, karena selama ini film-film yang mengangkat ras Afrika-Amerika biasanya bercerita tentang masyarakat menengah ke bawah saja.

  1. Hell or High Water

Film paling stylish tahun ini. Keren karena temanya yang tidak biasa dan eksekusinya yang dahsyat. Cerita tentang seorang sheriff di wild west Texas (Jeff Bridges) memburu dua bersaudara perampok bank (Chris Pine dan Ben Foster). Tema sederhana ini jadi menarik karena adik-kakak perampok tersebut ternyata melakukan aksi mereka demi menebus kembali aset keluarga mereka yang disita oleh negara. Setting di wild west yang panas dan berdebu membuat film ini terlihat seperti film koboi modern, jenis film yang karang dibuat.

  1. Lion

Lagi-lagi sebuah film yang diangkat dari kisah nyata. Ini satu dari sedikit film di tahun 2017 yang membuat saya menitikkan air mata. Cerita tentang keteguhan hati Saroo Brierley (Dev Patel) yang terpisah dari orangtuanya lalu menghabiskan dua puluh tahun untuk mencari ibunya di India sangat menyentuh, diperkuat dengan akting memikat Patel dan Nicole Kidman.

  1. La La Land

Film keren ini memang sangat memikat. Akting Ryan Gosling dan Emma Stone sangat padu, lagu-lagu soundtrack-nya sangat catchy, kostum-kostumnya memanjakan mata, dan editingnya super-mantap. Namun, saya tidak menempatkan La La Land di urutan pertama karena saya merasa film ini masih terlalu crispy untuk dikenang sebagai film terbaik Oscar.

  1. Manchester by the Sea

Inilah film dengan naskah terbaik tahun 2016 menurut saya. Drama seputar konflik keluarga berbalut penyesalan memang merupakan tema sederhana, tapi gaya penceritaan bercampur flashback membuatnya istimewa. Satu lagi, akting Casey Affleck sebagai jiwa yang dihantui penyesalan di masa lalu cukup menyayat hati. Kekurangannya mungkin hanya terdapat pada durasi yang terlalu panjang.

  1. Arrival

Film ini adalah science fiction terkeren di tahun 2016. Cerita tentang invasi alien dengan plot yang sama sekali tak tertebak. Namun, saya pribadi merasa kurang sreg dengan plot yang ditawarkan. Film ini memang mantap, tapi perasaan saya ketika selesai menontonnya nyaris seperti ketika selesai menonton Interstellar (2014). Bagus, tapi gagal membuat saya terkesan.

  1. Fences

Ada alasan mengapa Denzel Washington adalah aktor favorit saya sepanjang masa. Ia selalu menyelami karakter yang diperankannya di setiap film-filmnya. Dirinya pula yang menjadi alasan saya ingn menonton film ini. Selain menjadi aktor, ia juga menjadi sutradara, sayangnya, alur Fences terlalu lambat. Mungkin karena diadaptasi dari naskah teater, maka kekuatan utama terletak pada dialog dan akting, sehingga konflik hanya dinarasikan oleh dialog para karakternya. Bukan hal yang buruk, tapi film ini jadi melelahkan untuk diikuti.

  1. Moonlight

Jangan salah, film ini memang luar biasa dari sisi editing dan juga akting. Namun, rasanya terlalu banyak yang ingin disampaikan sehingga saya merasa lelah menontonnya. Cerita tentang perjalanan hidup pemuda kulit hitam yang dihantui pertanyaan tentang orientasi seksualnya memang tema yang sederhana, tapi gaya penceritaan film ini membuatnya rumit. Mungkin saja film ini akan menjadi film terbaik Oscar, tapi saya menempatkannya di urutan terakhir.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s